COMMUNITY
PENGERTIAN KOMUNITI (COMMUNITY)
FERDINAND TONIES MENGATAKAN SUATU KOMUNITI TERJADI KARENA
ADANYA IKATAN PERASAAN DAN SENTIMEN SEBAGAI DASAR UTAMANYAACHLIS MENGATAKAN KOMUNITI MERUPAKAN
PENGANTARA MASYARAKAT DENGAN KELOMPOK KELOMPOK YANG DI DALAMNYA TERJALIN RELASI
YANG RELATIF LEBIH INTIM.
KOMUNITI
SEBAGAI SUATU SISTEM
KOMUNITI
MERUPAKAN PENGANTARA ANTARA MASYARAKAT (MAKRO) DENGAN KELOMPOK KECIL (SEPERTI KELUARGA, KELOMPOK ) ATAU ANTARA
SISTEM MIKRO DENGAN SISTEM MAKRO. KELUARGA BAGI SESEORANG MERUPAKAN
ARENA TEMPAT MENGEMBANGKAN INTERAKSI PRIMER TERUTAMA SELAMA MASA KANAK KANAK
TETAPI PADA MASA DEWASA ARENA INTERKSI UATAMANYA ADALAH KOMUNITI, MISALNYA
LEMBAGA LEMBAGA KEAGAMAAN, EKONOMI, PENDIDIKAN , HUKUM DLL. KOMPONEN KOMPONEN KECIL SEPERTI KELUARGA
KELUARGA, KELOMPOK KELOMPOK DAN ORGANISASI JUGA MAMPU MENGINDENTIFIKASIKAN DIRI
UNTUK MENEMUKAN TUJUAN TUJUAN BERSAMA YANG SELARAS DENGAN CARA CARA HIDUP
KOMUNITI YANG BERSANGKUTAN SEHINGGA DARI KOMPONEN KOMPONEN TERSEBUT DAPAT DITARIK
ENERGI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEBUTUHAN DAN TUJUAN KOMUNITI.
PERBEDAAN
KOMUNITI DENGAN ORGANISASIFERDINAND TONIES (1957) MENGATAKAN SUATU KOMUNITI TERJADI
KARENA ADANYA IKATAN PERASAAN DAN SENTIMEN SEBAGAI DASAR UTAMAYA SEDANGKAN
ORGANISASI TERJADI TERUTAMA KARENA PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN “RASIONAL” YANG
BIASANYA SECARA EXPLISIT DINYATAKAN DALAM BENTUK PERJANJIAN FORMAL YANG
TERTULIS YANG BERORIENTASI PADA TUJUAN DAN AGAR TUJUAN DAPAT TERCAPAI MAKA
DIBUAT KONTRAK (TERTULIS) DENGAN TUJUAN
AGAR ORGANISASI DAPAT BERLANGSUNG TERUS KEMUDIAN UNTUK PENCAPAIAN GOAL MAKA
TUJUAN HARUS DIRUMUSKAN
.UNSUR UNSUR
KOMINITI
- SUATU SISTEM YANG
ANTARA MASYARAKAT (MAKRO) DENGAN SISTEM MIKORO (KELUARGA DAN KELOMPOK)
- POPULASI YANG SECARA
SADAR BERSATU, MEMILIKI PERASAAN SALING MEMBUTUHKAN DAN SALING DIPERLUKAN ( A
SENSE OF BELONGINGNESS)
- TERORGANISASI DAN
TERIKAT DALAM KEYAKINAN DAN CITA CITA BERSAMA
- TERDAPAT DIFERENSIASI
FUNGSI FUNGSI
- MENGADAPTASIKAN DIRI
TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI PERTUKARAN ENERGI6. MENCIPTAKAN DAN MEMLIHARA
ORGANISASI ORGANISASI GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN KEBUTUHAN SUB SUB SISTEMNYA
MAUPUN KEBUTUHAN KEBUTUHAN LINGKUNGANYA.
JENIS JENIS
KOMUNITI
- PLAC COMMUNITY, ATAU DISEBUT JUGA LOCALITY.JENIS KOMUNITI INI TERBENTUK
OLEH DASAR HABITATDAN PEMILIKAN KEKAYAAN BERSAMA ATAU OLEH DASAR GEOGRAFIK DAN
KERUANGAN (SPACIAL) BERSAMA
- NON PLACE COMMUNITY, ATAU DISEBUT JUGA MIND COMMUNITIES, DASAR UTAMA
TERBENTUKANYA ADALAH KEGIATAN KEGIATAN KERJASAMA YANG BERORIENTASI GUNA
MENCACAPAI TUJUAN TUJUAN BERSAMA, TANPA TERIKAT OLEH TEMPAT
- KINSHIP ATAU PERKERABATAN YANG DASAR UTAMANYA TERBENTUKNYA ADALAH
HUBUNGAN DARAH. JENIS KOMUNITI AGAKANYA MIRIP DENGAN YANG DISEBUT EXTENDED
FAMILY DAN PRIMARY GRAOUP SEBAB ITU BANYAK AHLI YANG MEMBAHASNYA DALAM KAITAN
DENGAN PEMBAHASAN MENGENAI KELOMPOKNYA
- GEMENSCHAFT COMMUNITY TERBENTUKNYA TERUTAMA DIDASARI OLEH RASA PERSATUAN
(IMLICIT BOND) YANG MENYATUKAN SEGENAP ANGGOTA MASYARAKAT SATU DENGAN YANG
LAIN. KESATUAN INI MENCAKUP NILAI NILAI SERTA KEYAKINAN DAN KEPERCAYAAN
BERSAMA, SALING KEBERGANTUNGAN, SALING MENGHORMATI SERTA KESADARAN AKAN HIRARKI
KEDUDUKAN ATAU STATUS. ATURAN ATURAN RELASI ANTARA ANGGOTA SATU SAMA LAIN
TIDAKLAH DINYATAKAN SECARA FORMAL MELAINKAN DAN DIDASARKAN PADA TRADISI
KEBUDAYAAN SERTA KESAMAAN EKSPEKTASI.
- GESELLSCHAFT COMMUNITY, DIDASARI OLEH IKATAN (BOND) YANG DINYATAKAN ATAU
DIATUR SECARA FORMAL DAN EXPLIXIT. ANGGOTA ANGGOTANYA BERHUBUNGAN SATU SAMA
LAIN MELALUI HUBUNGAN HUBUNGAN PERANAN YANG TERSUSUN SECARA FORMAL DI DALAM
INSTITUSI INSTITUSI SEPERTI ORGANISASI KERJA, PROFESI, ORGANISASI PEMERINTAH,
MILITER DLL
FUNGSI KOMUNITI
-
UPAYA PEMELIHARAAN CARA CARA HIDUP ATAU KEBUDAYAAN
- MEMENUHI KEBUTUHAN, KEPENTINGAN SERTA CITA CITA BERSAMA
- MENCIPTAKAN KESADARAN ANGOTA ANGGOTANYA AKAN PERSAAN KEKITAAN (WENESS)
ATAU KESADARAN SOSIAL SEBAGAI BAGIAN DARI KOMUNITI YANG BERFUNGSI UNTUK
MENEMUKAN IDENTITAS DAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ORANG ORANG YANG ADA DALAM KOMUNITI
TERSEBUT
- MEMBERIKAN KESEMPATAN PARA ANGGOTANYA MENGEMBANGKAN DIRI
- KOMUNITI MENYEDIAKAN CADANGAN ENERGI BAGI
LINGKUNGAN MAUPN KOMPONEN KOMPONENNYA BERUPA ORANG ORANG SERTA PRODUK PRODUK
YANG DIPERLUKAN OLEH SISTEM TERSEBUT. SUATU KOMUNITI MUNGKIN MENYEDIAKAN
LULUSAN LULUSAN SARJANA UNTUK MENJADI PEMIMPIN PEMIMPIN MASYARAKAT, SEMENTARA
IA JUGA MENJADI PEMIMPIN PEMIMPIN MASYARAKAT SEMENTARA JUGA MEMBERIKAN DUKUNGAN
POLITIK BAGI ORGANISASI ORGANISASI POLITIK SERTA MEMBAYAR PAJAK BAGI NEGARA DAN
SEBAGAINYA.
ASPEK ASPEK KOMUNITI
1.
ASPEK EVOLUSIONER· KOMUNITI AWALNYA MERUPAKAN TEMPAT ORANG ORANG BERTEMU HANYA UNTUK
MEMPERTUKARKAN HASIL HASIL PRODUKSI MEREKA. KEMUDIAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN
KEBUTUHAN DAN KEPENTINGAN KEPENTINGAN MEREKA YANG LAIN MAKA MEREKA MENDIRIKAN
TEMPAT MENGINAP, WARUNG, TEMPAT TEMPAT IBADAH DLL SEHINGGA LAMA KELAMAAN TERDAPAT
KELOMPOK YANG MENETAP DI SITU SEHINGGA LAMA KELAMAAN MEMBENTUK PERSAAN KEKITAAN
SERTA KEPENTINGAN DAN KEBUTUHAN BERSAMA DI ANTARA PARA ANGGOTANYA.
2.
ASPEK STRUKTURAL· STRUKTUR VERTIKAL DAN HORISONTALSTRUKTUR VERTIKAL ADALAH POLA POLA HUBUNGAN
DARI BERBAGAI UNIT SUB SISTEM SUATU KOMUNITI DENGAN SISTEM SISTEM DI LUARNYA
(EXTRA COMMUNITY SYSTEM) UNTUK MEMPERLIHATKAN KENYATAAN BAHWA HUBUNGAN HUBUNGAN
SEPERTI ITU SERING MENYANGKUT BERBAGAI TINGKATAN HIRARKI DAN KEKUATAN DARI
SISTEM EXTRA COMMUNITY TERSEBUT. SEDANGKAN HUBUNGAN HORISONTAL ADALAH POLA POLA
HUBUNGAN DI ANTARA BERBAGAI UNIT SOSIAL DAN SUB SISTEM SATU SAMA LAIN DALAM
SATU KOMUNITI.·
3. BOUNDARYBOUNDARY
BERFUNGSI SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAPAT TERLIHAT PERBEDAANYA SATU SAMA LAIN,
SEHINGGA SUATU KOMUNITI HARUS MEMILIKI BATAS BATAS TANAH (LOCATABLE BOUNDARY),
DALAM HAL INI TERDAPAT PROSES PERTUKARAN ENERGI ANTARA SUB SUB PERTUKARAN YANG
TERJADI ANTARA SISTEM TERSEBUT DENGAN SISTEM SISTEM LUARNYA. NAMUN
PADA DASARNYA KOMUNITI PADA DASARNYA SECARA LANGSUNG MENJADI SUBORDINAT DARI
PUSAT PUSAT INDUSTRI DAN KOMUNIKASI DALAM HAL PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPUTUSAN
MEREKA DI BIDANG EKONOMI DAN SOSIAL SEBAB SEBENARNYA BATAS BATAS BOUNDARY
VERTIKALNYA MEMANG SULIT DITENTUKAN, ARTINYA TIDAK ADA KOMUNITI YANG SAMA
SEKALI OTONOM TANPA CAMPUR TANGAN DARI SUPRA SISTEMNYA.
4.ASPEK INSTITUSIONALISASI KEBUTUHAN
UNTUK MEMBEDAKAN FUNGSI FUNGSI KE DALAM SUB SUB SISTEM YANG TERSPESIALISASIKAN
MENGAKIBATKAN TERJADINYA EVOLUSI INSTITUSI INSTITUSI KOMUNITI. INSTITUSI
INSTITUSI SEPERTI INI BIASANYA TIDAK TERORGANISIR DALAM KOMUNITI TUNGGAL
MELAINKAN BERKAITAN DENGAN KOMUNITI KOMUNITI LAINYA. OLEH
KARENANYA KOMUNITI ITU BERADA ANTAR
SEKSI SEKSI YAITU ANTARA MASYARAKAT DAN SISTEM MIKRO MAKA KEBERADAAN INSTITUSI
SEPERTI POLISI, TENTARA, MASJID, SEKOLAH,KANTOR DLL KEBERADAANYA MERUPAKAN
ASPEK KEBUDAYAAN YANG SIFATNYA
MENGIKAT SEMUA KOMUNITI. DI
DALAM KOMUNITI ITU TERDAPAT BERBAGAI INSTITUSI INSTUSI YANG BERLAINAN DAN
KEBERADAANYA MERUPAKAN PERKEMBANGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN KEBUTUHAN PARA ANGGOTA
KOMUNITI DAN INSTITUSI LAIN INI SANGAT
DIBUTUHKAN KARENA INSTITUSI INSTITUSI YANG SUDAH ADA TIDAK MENYEDIAKAN
KEBUTUHAN ANGGOTA KOMUNITI.
5. ASPEK BEHAVIORAL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar